Reporter: K. Herman S.

Yogyakarta, – Forum Pembauran Kebangsaan Kemantren Tegalrejo Kota Yogyakarta melaksanakan sarasehan penguatan kelembagaan di Ruang Pepeling Lt. 2 Jalan Tompeyan III 219 Kelurahan Tegalrejo, Kemantren Tegalrejo Kota Yogyakarta Jumat, 14/07/2023.

Mantri Pamong Praja Kemantren Tegalrejo Drs. Antariksa Agus Purnama, M.SI menyampaikan harapan keamanan dan ketertiban jelang Pilihan Presiden dan Pilihan Legislatif tetap terjaga melalui upaya bersama salah satunya melalui FPK Tegalrejo yang memang dibentuk melalui lintas etnis yang ada di wilayah Tegalrejo. Silahturahmi dan pembauran antar etnis diharapkan makin memperkokoh rasa persatuan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Iswanjana, SE., M.Si. Kaja Keamanan Kemantren Tegalrejo menambahkan sarasehan diharap bisa menjadi salah satu solusi bersama dan menjadi forum diskusi dari 4 kelurahan yang ada di wilayah Tegalrejo

Drs. HM. Mawardi Dalga, MM.Ketua FPK Kemantren Tegalrejo menyampaikan berbagai kegiatan FPK Kota yang melibatkan FPK Kemantren dan kelurahan dan lembaga lain Kemah Kebangsaan. Merajut kebersamaan menyongsong Pemilu yang jujur, adil, dan damai masyarakat kota Yogyakarta. FPK Kemantren Tegalrejo menjadi wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat. Membina dan memelihara ketentraman bersama menjadi tanggung jawab bersama semua lapisan masyarakat menjaga negara Indonesia.

Ketua FPK Kota Yogyakarta R. Wahyu Susanto S. Sos memberikan penekanan upaya FPK Kota mempersatukan berbagai etnis menjadi tujuan utama dengan terus mensosialisaikan keberadaan FPK. Perlunya pembauran antar suku agar fanatisme kesukuan tidak memicu konflik. Sekecil apapun persoalan sosial harus segera diselesaikan agar tidak menjadi besar. Keberagaman budaya atar etnis tetap dilestarikan hanya dominasi suatu etnis kepada etnis lainnya yang perlu dikikis habis untuk menghindari terjadinya masalah masalah konflik yang pernah terjadi. Integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan, dan perekonomian, untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia dalam bingkai NKRI.

Diskusi diisi dari 4 kelurahan yang ada bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari 4 kelurahan yang ada di Kemantren Tegalrejo Kota Yogyakarta. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *