SUNMARINDO.COM (Sleman) – Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian sudah melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Sabtu (29/7/2023) di Dusun Menulis, Sumbersari, Moyudan, Sleman, DIY. Kegiatan ini dihadiri 36 orang ibu-ibu yang berasal dari Kelompok Tani Menulis. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan merupakan kerjasama antara UMB Yogyakarta dengan Kelompok Tani Menulis.
Materi Penyuluhan disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P sebagai ketua pengabdi yang menyampaikan materi tentang Manfaat Kunir Putih dan Dr. Ir. Wisnu Adi Yulianto, M.P sebagai anggota yang menyampaikan materi tentang Makanan Probiotik.

Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB yang diawali dengan sambutan-sambutan dari UMB Yogyakarta maupun dari perwakilan Kelompok Tani Menulis dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan penutupan dengan pemberian kenang-kenangan yang diterima bapak kepala dukuh Menulis.
Materi yang pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P tentang manfaat kunir putih dimana salah satu manfaatnya adalah sebagai sumber antioksidan. Kunir putih memiliki komponen bioaktif yang dapat menyehatkan tubuh. Kunir putih dapat diolah menjadi bentuk kapsul maupun minuman instan yang disukai oleh masyarakat. Kunir putih memiliki potensi sebagai antikanker dan antidiabet karena memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Selain itu kunir putih bermanfaat untuk menjaga daya imun dan antiaging, menormalkan radang seperti maag dan ambeien, menormalkan tensi dan kolesterol, serta membantu menormalkan syaraf kejepit. Penyimpanan bahan baku kunir putih disimpan dalam gudang dengan suhu kamar dalam keadaan kering agar tidak ditumbuhi mikroba. Kadar air kunir putih kering harus <8% untuk mencegah tumbuhnya mikroba terutama jamur.
Materi kedua disampaikan oleh Dr. Ir. Wisnu Adi Yulianto, M.P tentang makanan probiotik. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup dengan jumlah yang cukup yang mampu berkembang biak dalam saluran pencernaan manusia dan bermanfaat bagi kesehatan. Probiotik dapat membunuh mikrobia pathogen, menghalangi serangan pathogen pada usus, dan dapat meningkatkan imunitas atau kekebalan. Pengembangan pangan probiotik di Indonesia dapat ditambahkannya sel probiotik pada yogurt, es krim, dan susu. Penyimpanan pangan probiotik harus sesuai dengan sifat makanan tersebut. Yogurt harus disimpan pada suhu < 5 °C untuk mencegah tumbuhnya mikroba perusak dan mempertahankan sel probiotiknya. Es krim juga harus disimpan dalam keadaan beku.

Ibu-ibu yang ikut sangat aktif dalam kegiatan. Salah satunya Masiyem yang menanyakan tentang kunir putih apakah bisa dikonsumsi oleh anak-anak atau tidak. Prof. Dwiyati memberikan penjelasan bahwa kunir putih tentunya bisa dikonsumsi oleh anak-anak dalam bentuk jamu manis yakni dengan diolah menjadi minuman instan dengan penambahan gula sehingga anak-anak dapat minum jamu yang tidak pahit.

Diakhir acara, salah satu perwakilan kelompok tani Dusun Menulis menyampaikan bahwa, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat yang masih awam tentang manfaat kunir putih dan makanan probiotik. Dan kami baru tahu bahwa es krim dan susu dapat dikembangan sebagai makanan probiotik.” Ujar Purwati.

Akhir acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan berupa buku kunir putih kepada kelompok tani Dusun Menulis yang diterima oleh Hayu Nur Ichzan Romadhoni Kepala dukuh Menulis. (AGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *