
SUMARINDO.COM (Yogyakarta) – Lembaga Pendidikan Sun Marino Indonesia akan memberikan pelatihan singkat (shortcourse) kewirausahaan terhadap siswa siswi SMA SMK yang berkunjung ke pusat oleh oleh Bakpia Jogkem dan grupnya. Program ini adalah sebentuk kepedulian LPK Sun Marino Indonesia terhadap tingginya angka pengangguran dan mendorong semangat wirausahawan bagi lulusan SMA SMK.
“Kita punya tagline Kerja Keliling Dunia, Pulang Jadi Pengusaha. Kerja keliling dunia itu, kita berharap pemuda pemudi lulus SMA sederajat agar bekerja ke luar negeri sebagai tenaga kerja terampil untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan dan ilmu, membentuk jaringan/relasi, dan mengumpulkan modal. Setelah cukup modal maka tidak perlu lagi perpanjang kontrak untuk menjadi pengusaha,” terang Ariyanto, Direktur LPK Sun Marino Indonesia.
Ariyanto yang juga Pengelola Pusat Oleh Oleh Bakpia Jogkem mengatakan bahwa hai itu sesuai dengan pengarahan dari Menteri Pendidikan bahwa jenjang pendidikan menengah atas ada kurikulum tentang kewirausahaan. Menurut dia, biasanya standar dari kurikulum itu hanya secara teori saja, sementara prakteknya kurang ditekankan. Karena itu, Sun Marino tergerak untuk membuat semacam program yang bisa diaplikasikan di lapangan.
Ia mengatakan, salah satu yang bisa dikonsepkan Sun Marino adalah bekerja untuk mengumpulkan modal usaha dengan cara bekerja di luar negeri. Mengapa harus di luar negeri? “Karena perbandingan mata uang asing entah dollar, Yen Jepang, Riyal Timur Tengah, bahkan ringgit Malaysia pun ketika dirupiahkan nominalnya akan lebih besar dibandingkan dengan mata uang negara kita. Sehingga jika diaplikasikan untuk modal usaha akan lebih memadai,” ujar Ariyanto yang juga pengusaha beberapa restoran di Yogyakarta.
Menurut Arya, rata-rata peserta study tour adalah siswa siswi kelas 11-12. Selain berkunjung ke tempat wisata, biasanya prioritasnya adalah sentra industry atau kampus perguruan tinggi. Berangkat dari itulah, maka bisa dibuat konsep berbeda, yaitu mereka mengunjungi Jogkem grup dan ketika makan siang di restorannya para siswa akan diberikan pelatihan singkat (shortcourse) tentang berwirausaha (trik cara berwirausaha). “Pemberi materi adalah para pakar, praktisi di bidangnya yang telah berpengalaman dan sukses membangun usaha. Pelatihan wirausaha singkat cukup 20 – 60 menit saja,” tegas Arya selanjutnya.
Ada empat lokasi bakpia Jogkem dan dua restoran dalam management grup Bakpia Jogkem. Ada juga beberapa beberapa unit usaha yang selain di bidang pariwisata. Untuk mewujudkan program tersebut, pihaknya saat ini tengah menjalin kerjasama dengan biro travel, tour leader, guide PO bus dan pihak terkait yang hendak mengadakan study tour ke Jogja. (TOR)

