
SUMARINDO.COM (MUNTILAN) – Direktur LPK Perhotelan dan Kapal Pesiar Sun Marino Indonesia, Ariyanto SE, M.MPar mengajak siswa-siswi SMK Bumantara Muntilan untuk meniti karier dan meraih sukses di luar negeri dengan menjadi tenaga kerja terampil dan professional di bidang perhotelan dan kapal pesiar. Peluang kerja dan karir di luar negeri sangat besar dan menjanjikan penghasilan yang memadai.
“Cukup dengan ijazah SMA/SMK (atau yang sederajat) anda bisa pergi ke luar negeri bahkan keliling dunia. Di negara-negara Timur Tengah kebutuhan tenaga terampil bidang perhotelan dan tenaga kesehatan sangat besar, angkanya mencapai ribuan personil tiap tahunnya. Begitu juga di peluang kerja di kapal pesiar, kebutuhan crew pertahunnya sangat besar,” ujar Ariyanto di hadapan ratusan siswa siswi SMK Bumantara Muntilan, Selasa (3/1).
Ariyanto yang pernah menjadi crew kapal pesiar menjelaskan bahwa banyak hal yang akan didapat bila bekerja sebagai tenaga professional di luar negeri. Selain standar gaji yang tinggi dan adanya perlindungan serta jaminan hukum internasional terhadap tenaga kerja, juga adanya kesempatan untuk menambah wawasan dan membentuk jaringan yang akan sangat bermanfaat bila nantinya ingin berwirausaha.

“Kerja di luar negeri itu, pengalaman, wawasan dan relasi menjadi kuat. Kita akan tertempa dengan semangat kerja professional sehingga ketika pulang ke Indonesia, menjadi tangguh untuk mandiri. Saya mengajak adik-adik semua ini karena sudah membuktikan sendiri. Kerja di luar negeri itu butuh disiplin tinggi dan mental yang kuat karena dituntut untuk bersikap professional. Namun banyak hal yang menggembirakan seperti keluar negeri gratis, mengenal berbagai suku bangsa beserta keanekaragaman budayanya sehingga kemampuan berbahasa juga bertambah,” kisah Ariyanto ketika melakukan sosialisasi berbagi informasi peluang kerja di luar negeri dan kapal pesiar.
Namun demikian, lanjut Aryanto yang saat ini sedang menyelesaikan program doktoralnya, dirinya hanya mengajak siswa-siswi bekerja di luar negeri secukupnya. Kerja di luar negeri atau di kapal pesiar, sebaiknya cukup lima tahun atau maksimal sepuluh tahun saja. Jika dirasa sudah mendapatkan modal uang, pengalaman, ilmu dan jaringan yang cukup, kembalilah ke Indonesia untuk membuka usaha, menjadi pengusaha.
“Dengan jadi pengusaha, anda akan menciptakan tenaga kerja, ikut mensejahterakan masyarakat. Itu hidup mulia,” Ariyanto mengakhiri pemaparannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ariyanto juga memberikan hadiah buku biografinya berjudul: Ariyanto Kerja Keliling Dunia Pulang Jadi Pengusaha. (Foto/Liputan : TOR)
