SUNMARINDO.COM (GUNUNGKIDUL) – Sun Marino Indonesia siap membantu pengentasan pengangguran di masyarakat dengan mengakseskan kaum muda menjadi kru kapal pesiar dan tenaga kerja professional di bidang perhotelan. Peluang kerja menjadi kru kapal pesiar dan staff hotel internasional sangat terbuka terlebih setelah berlalunya pandemi.
“Kami siap membawa siswa-siswi SMKN 2 Gedangsari Gunung Kidul untuk kerja keliling dunia dan pulang jadi pengusaha. Menjadi kru kapal pesiar dan staff hotel internasional adalah cara mudah dan realistis bagi kaum muda untuk pergi ke luar negeri dan berkeliling dunia,” ujar Ariyanto, Direktur LP2K Sun Marino Indonesia.
Di hadapan ratusan siswa siswi SMKN 2 Gedangsari Gunung Kidul, Senin (30/1/23).
Ariyanto menjelaskan bahwa kebutuhan kru kapal pesiar dan tenaga kerja terampil perhotelan di luar negeri mencapai ribuan orang setiap tahunnya. Ada puluhan perusahaan kapal pesiar dengan total ratusan armada yang setiap tahunnya membutuhkan ratusan ribu tenaga kerja. Pesatnya perkembangan pariwisata baik wisata umum maupun wisata religi di Timur Tengah juga menyerap tenaga kerja yang sangat besar. Selain sebagai staff hotel berbintang, peluang bagi barista pemula untuk bekerja di Timur Tengah sangat terbuka.
“Kami sudah MoU dengan PT Agafia Adda Mandiri/Esat Manpower Indonesia untuk penempatan barista pemula di Saudi Arabia. Kebutuhan tenaga kerja untuk kedai kopi tiap bulannya mencapai 100 orang untuk 1 perusahaan kedai kopi, padahal ada ratusan kedai kopi,” ujarnya. Barista pemula adalah seseorang yang baru memulai belajar atau baru mulai bekerja sebagai barista, yaitu seorang yang bertanggung jawab untuk membuat dan menyajikan minuman kopi.
Sebanyak 150 siswa siswi SMKN 2 Gedangsari Gunung Kidul mengikuti sosialisasi Kerja Keliling Dunia Pulang Jadi Pengusaha di Aula Gedung SMK setempat. Dalam kesempatan tersebut siswa siswi didampingi Bagian Humas dan BKK.
Ariyanto lebih lanjut menjelaskan, dirinya ingin berbagi pengalaman dan mengajak siswa siswa sukses bekerja sebagai tenaga kerja perhotelan dan kapal pesiar di luar negeri. Menurut dia, menjadi tenaga terampil dan professional perhotelan dan kapal pesiar di negara asing sangat menguntungkan. “Gaji standar dollar, keliling dunia gratis, singgah di berbagai kota negara di dunia, jaminan asuransi jiwa, kesehatan, jenjang karier, mendapatkan pengalaman ke luar negeri gratis dll.”
Diceritakan Ariyanto, dalam buku biografinya, tahun 2005 hingga 2008 bekerja sebagai crew kapal pesiar perusahaan Carnival Amerika Serikat. Selama bekerja sebagai crew, selain mampu mengumpulkan modal dari gaji, Ariyanto juga mendapatkan pengalaman di bidang managerial, bisa keliling dunia gratis, mengenal berbagai budaya di dunia, berhubungan dengan berbagai karakter manusia di belahan bumi. “Dari gaji saya yang mencapai 3000 US$, bisa terkumpul uang untuk membuka usaha sepulang dari kerja di kapal. Dan Alhamdulillah, sekarang bisa jadi pengusaha. Minimal saya sekarang bisa mandiri, punya usaha oleh-oleh, restoran dan masih ada usaha lainnya. Saya ingin mengajak adik adik semua sukses meniti karier di luar negeri dan pulang jadi pengusaha.”
Sementara Ketua BKK SMKN 2 Gedangsari Andrianus Galih Irawan, S.Pd dan Wakahumas Luckmy Lastin, S.Pd sangat mendukung sosialisasi dari Sun Marino Indonesia untuk mengajak siswa siswinya mengikuti jejak sukses Ariyanto. Dari siswa-siswi di SMKN 2 Gedangsari berharap mampu memahami dan mengikuti jejak Direktur Sun Marino Indonesia sehingga bisa mengikuti jejaknya sukses jadi pengusaha. (Foto/liputan : TOR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *